Saturday, April 2, 2016

Pikiran dan Karakter



            Mungkin kita sering mendengar sebuah ungkapan yang mengatakan “apa yang ada didalam pikiran seseorang, maka seperti itulah dirinya”. Pada dasarnya, ungkapan tersebut memiliki makna yang luas yang dapat diaplikasikan pada setiap kondisi dan lingkungan didalam kehidupan sehari-hari. Pada konteks yang lainnya, karakter manusia pada dasarnya dapat dibaca melalui apa yang ada didalam pikirannya. Hal tersebut dikarenakan karakter merupakan sebuah rangkuman dari seluruh isi pikiran manusia.

Saturday, October 3, 2015

HIKAYAT CINTA

Duduk membisu
Beriming-iming bayangan semu
Membayangkan sesuatu 
Yang akan datang lain waktu

Namun waktu terus berlalu
Tanpa ada yang menemani,,,
Waktu berubah menjadi sunyi
Dalam hening rintihan hati

Kau hadir bisikan kata
Dalam untaian syair senja
Membuat hasrat bergelora
Bah lentera dipadang mahsa

Kutuliskan  seribu kata
Yang sering kali kau katakan
Dalam sebuah dongeng senja
Hikayat cinta tiada makna

Hikayat cinta tiada makna
Penabur resah lamunan senja
Bertebaran tanpa makna
Dalam Hikayat cinta tanpa makna


Yogyakarta 03-Oktober-2015

Monday, September 28, 2015

Ganja

Hiruk Pikuk Wewangian
Menebar Aroma Sejuta Warna
Setiap Hisapan Mengandung Makna
Menebar Hidup Sejuta Bahaya

Aliran Nafas Menggebu-gebu
Menerjang Rong-Rong Bagian Tubuh
Terlontang-lanting ke setiap Penjuru
Membuat Tubuh Terasa Kaku

Kau Ransang Otak Pikiran
Dengan Aroma Kenikmatan
Kau Tabur Sejuta Harapan
Dalam Penderitaan Kemaksiatan

Kau Tuntun Setiap Jalan
Menuju Arah Kerugian
Menabur Bunga Ikatan
Diatas Kuburan Kesensaraan

Wednesday, September 9, 2015

KB DALAM PANDANGAN ISLAM

Pada dasarnya, wacana keagamaan tentang KB (keluarga berencana) adalah merupakan isu klasik yang sesuangguhnya telah lama usai. Perdebatan-perdebatan mengenai isu ini berikut argumen-argumennya telah lama diulas tuntas dikalangan para ulama, baik itu di Indonesia maupun diberbagai belahan dunia muslim. Jadi, bagaimana islam menanggapi hal ini ?
Dalam problame masa kini tersebut,terdapat perdebatan keras antara para agamawan yang pro dan kontra terhadap permasalahan KB tersebut. Meraka (para agamawan) sama-sama menggunakan dalail yang sama, yakni dalil tentang A’zl (persenggamaan terputus). Namun beberapa versi hadis dengan redaksi yang berbeda-beda antara yang satu dengan yang lainnya.
Dalam hadits versi pertama menyebutkan bahwa A’zl adalah al-wa’d-u al-khafiy (pembunuhan tersamar) yang dimana versi hadits ini digunakan sebagai landasan oleh mereka yang kontra terhadap KB. Berikut hadits hadits tentang A’zl tersebut :
“Dari Aisyah, bahwa Judzamah binti Wahb-saudari perempuan Ukasyah berkata: ‘aku mendapatkan Rasulullah bersabda ditengah banyak orang. Beliau bersabda ;Sungguh aku berkeinginan untuk melarang perbuatan ghilah (persetubuhan dengan istri yang sedang menyusui), namun tatkala aku melihat orang-orang Romawi dan Persia melakukan Ghilah (yang diduga akan berdampat negatif) terhadap anak-anak mereka, ternyata hal itu tidaklah sedikitpun membahayakan anak-anak mereka; Lalu mereka bertanya tentang A’zl, Maka Rasulullah bersabda; ‘ia adalah pembunuhan tersamar.’”
Dalam hadits ini, Nabi sedang menepis anggapan dari masyarakat Arab yang menganggap bahwa Ghilah adalah perbuatan yang dapat membahayakan anak-anak yang sedang disusui. Namun disini Nabi menegaskan bahwa sebenarnya Ghilah bukanlah perbuatan yang dapat membahayakan anak-anak yang disusui. Hal tersebut dapat dibuktikan dari pradaban lain, dimana bangsa Romawi dan Persia melakukan Ghilah dan tidak membahayakan suatu bahaya apapun kepada anak-anak mereka yang tengah disusui. Melalui bukti konkrit inilah nabi Saw. meluruskan  pandagan miring tentang hal tersebut.
Pada kesempatan yang lainnya, Nabi pernah ditanya tentang A’zl,dimana nabi memberikan jawaban bahwa A’zl adalah pembunuhan tersamar (al-wa’d al-khafiy). Dalam kitab “Tuhfah al-ahwadziy”, karya Syaikh Abu Al-ala’ al-Mubarakfuri, salah satu kitab syarh (komentar) atas kitab sunan Al-Tirmidzi, menyatakan bahwa ada perbedaan mendasar antara pembunuhan yang tersamar (al-wa’d al-khafiy) dengan pembunuhan yang sesungguhnya (al-wa’d al-haqiqiy).
Al-wa’d al-Haqiqiy merupakan pembunuhan berdasarkan tujuan (al-qashd) dan aksi (al-fi’l) atas fisik yang bernyawa, seperti mengubur anak permpuan hidup-hidup seperti yang dilakukan pada zaman Jahiliyyah. Sedangkan al-wa’d al-khafiy hanya sebuah rencana (al-qashd) tanpa melakukan aksi (al-fi’l).
Dengan demikian A’zl bukanlah perbuatan yang dilarang, melainkan sebuah perbuatan yang bertujuan untuk mencegah pembunuhan dalam rahim agar tidak hamil. Dengan melihat uraian diatas bisa disimpulkan bahwa A’zl sebetulnya merupakan tradisi yang dilakukan masa lalu untuk menghindari kehamilan. Yang dalam kehidupan modern saat ini A’zl juga bisa disebut KB (keluarga Berencana). Berbeda nama namun memiliki tuhuan yang sama. Yakni sama-sama untuk mencegah kehamilan.

 Semoga tulisannya bermanfaat ya :D


*Sumber : Siapa Bilang KB haram ? (menolak pandangan kelompok Islam Fundamentalis tentang larangan KB) karya Mukti Ali El-Qum dan Roland Ginawan.

Saturday, August 29, 2015

Tersenyumlah Dewinda,

Tersenyumlah Dewinda


Wajah murung seakan berdosa..
Bagai rembulan tak pancarkan cahaya
Diam membisu
Bagai sebuah gitar tak bernada

Kau kikis nuranimu
Seperti tak tau aliranmu
Kau membisu,,
Memudarkan senyumanmu

Tataplah mata ini dewinda..
Dengarkan lantunan lagu,,,
Dari goresan gitar
Yang ku petikkan untukmu

Dewinda..
Bukalah bibirmu dengan perlahan,,
Dan berikan kepadaku
Setitik senyuman disenjagemersang...

Tersenyumlah Dewinda..
Dan tunjukkan kepada dunia
Bahwa kita bisa menggapai dunia
Seperti layaknya menggapaibintang dipelupuk mata...

TENGGELAM AKU DALAM SEPI

TENGGELAM AKU DALAM SEPI

KEKASIH IMPIAN

Kisah ini berawal dari Nisa seorang bunga sekolah di sebuah sekolahnegeri yang terkenal.Nisa adalah gadis yang sangat cantik,pinter dan sangat dicintaiFendi secara diam-diam.Fendi,Nisa,Wara dan Ayu adalah teman dekat sejak kecil.Sakingdekatnya....Tak terasa didalam hati Fendi timbul rasa cinta kepadaNisa.Perasaan itu tak lansung diungkapkan karena Dia merasa takut persahabatanmereka akan hancur berantakan.

Disisi lain Wara juga begitu,Dia suka sama Ayu tapi Ayu malah menyimpanrasa kepada Fendi akan tetapi Dia tidak berani mengungkapkannya.Suatu waktuFendy pun menulis sebuah cerita yang ia tempel di mading.Sejak saat itu pulaFendy menulis ceritanya yang berjudul Kekasih Impian.Fendy ingin mengungkapkanperasaannya kepada Nisa lewat sebuah cerita yang tersusun dengan Indah.Setelahbeberapa hari Cerita tersebut di muat di mading sekolah.

LOMBOK

Lombok,bukan cabai atau apalah yang biasa dipakai untuk dicampurkan didalam lauk. Akantetapi disini Lombok ialah sebuah pulau terpencil yang berada tak jauh daripulau jawa. Letaknya ialah diseberang lautan pulau Bali dan berada di DaerahNusa Tenggara Barat. Dengan penduduk asli yang namanya Sasak atau seringdikenal dengan sebutan Suku Sasak. Lombok mungkin tak semegah Jakarta ataupunJogjakarta, tak sebesar jawa ataupun Kalimantan. Akan tetapi ada suatu hal yangsangat menarik untuk dilihat yang manpu membuat orang-orang terpaku dengankeindahannya. Mulai dari Fenomena puncak Rinjani yang begitu menawan, kesejukanalamnya, bentangan sawah yang tertata rapi dengan lirikan angin spoy-spoyditambah dengan bentangan pesisir pantai yang indah,bersih, dan alami mulaidari senggigi sampai kaliantan. Ini sekian dari sedikit tempat yang membuatorang terpana kagum dengan penomena di pulau Lombok. Pantainyapun masih alamidengan Pasir putih yang halus dan  lembutseolah-olah menarik batin setiap orang untuk segera mengunjunginya. Lombokmemang Indah dan sanggup bersaing dengan tempat-tempat wisata lain diIndonesia. Bukan hanya itu saja tempat-tempat wisata yang terdapat dipulauLombok, masih banyak lagi yang lainnya yang dapat dinikmati untuk hiburan maupunrekreasi. Biayapun relative murah akan tetapi kualitasnya tidak murahan.Mungkin itu kata yang tepat untuk menggambarkan Lombok.
Selainitu, kuliner yang ditawarkan juga semakin menggugah selera. Mulai dari pedasnyapelcing Kangkung, Pecel, Lele Bakar, Ikan Bakar sampai pada nikmatnya SambelBelut. Makanan-makanan ini tak kalah enak dengan Pizza atau sebagainya. Jikatak percaya, Buktikan sendiri, karena siapapun bebas untuk mengunjungiLombok,,,,
Selaintempat Wisata, Lombok juga dikenal sebagai Pulau seribu Masjid. Dimana, masjiddisetiap semenanjung jalan selalu bias dijumpai berdiri dengan megahnya dengandesain dan cirri khas masing-masing tempat. Kenapa dikatakan Pulau SeribuMasjid ? Ini semua karena hamper disetiap dusun di daerah Lombok itu memilikiMasjid. Itulah sebabnya Lombok disebut sebagai Pulau Seribu Masjid. Mungkininilah sedikit hal tentang Lombok, karena jika diuraikan lebih jauh mungkintidak akan manpu, karena banyaknya hal yang harus ditulis. Jadi Jika TidakPercaya Akan Ini,,, Bisa dibuktikan Langsung,,,,
ThanksSee You,,,,


Sunday, December 21, 2014

Tuhan Itu Nyata! - Kisah dari Nasir Siddiq

Tuhan Itu Nyata! - Kisah dari Nasir Siddiq: Nasir Siddiq, keturunan langsung dari Abu Bakar Siddiq, sahabat nabi Muhammad, bersaksi bagaimana dia bisa percaya Yesus. Di puncak suksesnya, dia terserang penyakit aneh yang membuat muka sampai bahu...

Info lenkapnya silahkan ditonton Vidionya yah...!!!
Klik Disini

Thursday, February 6, 2014

Penyesalan

Mentaripun enggan bersinar…
Begitupun dengan rembulan,,,
Malas mengeluarkan cahaya penerang dalam kabut malam…
Untuk orang-orang pemalas yang tak tau arah…
Meski lonceng peringatan berderang dengan kencangnya…

Tak sadarkah engkau wahai umat yang berkalung kebiadaban..
Bahwa dunia sudah amat tua untuk kita huni…
Hingga kita melupakan Sang Pencipta..
Melupakan semua tujuan yang telah digariskan untukmu ?

Wajarkah jika kita enggan mengingatnya ?
Walau hanya dengan sebaris kata-kata sederhana…
Dalam sujud ataupun lantunan suara yang kita keluarkan ?

Kurang puaskah nikmat yang telah kita dapatkan ?

Hingga kita melupakan bayangan-banyangan penerang hidup..!!!

Jogja 25 Januari 2014

Friday, December 6, 2013

Islam Dalam Masyarakat Sasak : Kajian Islam Wetu Telu

Draft Poposal Penelitian
Islam Dalam Masyarakat Sasak : Kajian Islam Wetu Telu

  1. Latar Belakang Masalah
Seperti yang kita ketahui, bahwasanya Islam merupakan agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad S.A.W. Nabi akhir zaman, penutup para Nabi. Agama islampun tersebar diseluruh penjuru dunia. Agama yang bersifat universal sebagaimana yang tertuang didalam Firman Allah didalam Al-Qur’an surat Al-anbiya’ ayat 103 yang artinya :
“Dan tidaklah kami mengutus kamu (Muhammad) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.”

Kaidah Wujuh Dan An-Nazhair

Kaidah Wujuh Dan An-Nazhair
  1. A.    Pendahuluan

Alquran merupakan mu’jizat terbesar Rasulullah SAW. Ia merupakan kalam Allah SWT yang secara otentik sampai ke hadapan kita. Tidak ada kitab-kitab lain yang mampu bertahan selama berabad-abad dalam kondisi  sebagaimana aslinya, melainkan Alquran. Karena, memang Allah telah menjamin penjagaan Alquran itu sendiri hingga akhir zaman.
Banyak hal yang menjaga otentisitas Alquran ini. Seperti adanya faktor eksternal yaitu para huffaz yang sangat banyak bertebaran. Memang suatu keistimewaan tersendiri, Alquran bisa dihafal oleh orang non Arab sekalipun yang notabene bahasa Arab bukanlah bahasa mereka. Akan tetapi tidak ada yang bisa menghafal buku atau koran lokal dengan bahasa mereka masing-masing. Begitu juga dengan ilmuan yang dengan telitinya menghitung ayat, kata, bahkan huruf dalam Alquran.
Tak kalah penting—dan sangat penting sekali—unsur-unsur internal Alquran yang memberikan andil yang sangat besar dalam otentisitas ini. Hal ini berupa keajaiban-keajaiban yang tiada terkira sebelumnya, seperti halnya keajaiban angka sembilan belas yang ada dalam Alquran. Nilai sastra yang terkandung dalam kalimat demi kalimat pada setiap ayat demi ayat dan surat dari awal hingga akhir mencapai batas yang tak terjangkau oleh kemampuan manusia untuk membuat karya yang menyamainya.
Namun begitu, tulisan ini tidak akan membahas panjang lebar permasalah tersebut. nantinya, permasalahan yang dibahas dalam makalah ini berkenaan dengan salah satunya saja, yaitu dari segi al-wujuh wa al-nazhair dalam Alquran. Dalam Alquran sering ditemukan pengulangan kata-kata yang sama. Pada setiap tempatnya, kata-kata tersebut memiliki tunjukan makna yang berbeda. Pada ayat setiap ayatnya lain kata tersebut mengalami pergeseran makna sesuai dengan konteksnya. Pergeseran makna tersebut tidak menimbulkan kesalahpahaman dalam penafsiran Alquran. Bahkan, dengan adanya pergeseran tersebut dapat menuju pada standar untuk memperoleh makna Alquran yang sebenarnya dalam kondisi objektif teks dan firman Allah SWT. Salah satu metode untuk bisa memahami isi Alquran seorang mufasir harus bisa menguasai makna asli dan makna ‘aridly dan perlu mempelajari ilmu wujuh dan nazhair sebagai pembuka makna-makna ayat yang tersembunyi. Seseorang tidak dikatakan sebagai ahli tafsir apabila belum bisa menguasai wujuh dan nazhair dalam Alquran.

Saturday, November 2, 2013

Sebatang Kara


Siang hari yang mencekal, dengan sinar mentari yang tak seperti biasanya. Menandakan pertanda awal musim kemarau  telah tiba. Rasa dahaga melonjak tinggi,tenggorokan mengering, tubuh seketika dibasahi keringat yang bercucuran hingga baju menjadi basah karena kringat.
Dari kejauhan, terlihat dua bocah membersihkan tanaman singkong dipekarangan rumahnya.Kedua anak tersebut adalah Yono dan Ridho, dua anak bersaudara yang kini telah menjadi yatim piatu. Kedua orang tuanya meninggal ketika mereka berdua masih kecil. Kedua orang tuanya meninggal dalam peristiwa tabrak lari dua tahun silam.  Yono dan Ridho  kemudian diasuh oleh neneknya yang sudah tua dan sering kali sakit-sakitan.

GADIS BERKACA MATA



            Mentari bersinar cerah, teriknya lumayan tak panas, tak sepanas terik dimusim kemarau, yang membuat tanah kekeringan dan debu bertebaran disepanjang jalan, mengepul bagai debu dari letusan gunung berapi.
            Waktu berjalan begitu cepat, tak tersadari kini aku mulai beranjak semakin dewasa, meninggalkan umur tujuh belas tahun. Meninggalkan sejuta kenangan pondok yang terus menimbulkan kerinduan. Kini masa SMA telah berlalu dan masa kampus telah menanti dan melambai-lambai didepan mata. Dan kini aku harus pergi meninggalkan perkarangan rumah menuju daerah yang tak pernah kujemahi didalam hidupku.
            Begitu berat rasa hati meninggalkan bunda, jauh melangkah meninggalkannya. Hingga dua pulau membentang menjadi penghalang dengan tanah kelahiran. Tanah yang ku anggap sebagai tanah surga, dengan keindahan alam, pesisir pantai nan indah dari semenanjuk selong sampai kute[1]. Ditambah dengan udara nan segar, dari pohon-pohon yang berdiri kokoh dan lebat.

Sunday, September 15, 2013

Esensi Politik : Dalam Bentuk Iklan.



Secara esensial. Politik merupakan aspek kehidupan yang mempunyai nilai-nilai luhur dan pundamental. Hal ini karena politik merupakan ruang public dan merupakan pola managemen kolektif tempat bertemunya beragam kepentingan dan anspirasi manusia. Pada dasarnya, karakter manusia adalah keinginan untuk hidup bersama secara sejahtera dan adil. Manusia manapun tidak mungkin untuk hidup sendiri, karena pasti akan membutuhkan manusia yang lainya untuk menjalani hidup sehari-hari. Seseorang bias eksis karena terkait dengan teman, keluarga, dan sebagainya. Dan ini sebenarnya adalah salah satu esensi dan fungsi politik yakni berbagi kerja untuk kemaslahata bersama.

Proses terjadinya Manusia menurut Al-Qur'an dan Al Hadist

Ketika berbicara tentang manusia, Al-Qur’an menggunakan tiga istilah pokok. Pertama, menggunakan kata yang terdiri atas huruf alif, nun, dan sin, seperti kata insan, ins, naas, dan unaas. Kedua, menggunakan kata basyar. Ketiga, menggunakan kata Bani Adam dan dzurriyat Adam.
            Menurut M. Quraish Shihab, kata basyar terambil dari akar kata yang bermakna penampakan sesuatu dengan baik dan indah. Dari akar kata yang sama lahir kata basyarah yang berarti kulit. Al-Qur’an menggunakan kata basyar sebanyak 36 kali dalam bentuk tunggal dan sekali dalam bentuk mutsanna untuk menunjuk manusia dari sudut lahirnya serta persamaannya dengan manusia lainnya. Dengan demikian, kata basyar dalam Al-Qur’an menunjuk pada dimensi material manusia yang suka makan, minum, tidur, dan jalan-jalan. Dari makna ini lantas lahir makna-makna lain yang lebih memperkaya definisi manusia. Dari akar kata basyar lahir makna bahwa proses penciptaan manusia terjadi secara bertahap sehingga mencapai tahap kedewasaan.
Allah swt. berfirman:

Friday, September 13, 2013

Asal-Usul Penciptaan Manusia

            Al-Qur’an telah memberikan informasi kepada kita mengenai proses penciptaan manusia melalui beberapa fase: dari tanah menjadi lumpur, menjadi tanah liat yang dibentuk, menjadi tanah kering, kemudian Allah swt. meniupkan ruh kepadanya, lalu terciptalah Adam a.s. Hal ini diisyaratkan Allah dalam Surah Shaad [38] ayat 71-72 yang artinya :
"(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat, “Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah. Maka, apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya ruh (ciptaan)-Ku, maka hendaklah kamu menyungkur dengan bersujud kepadanya.” (Q.S. Shaad [38]: 71-72.)”

Perhatikan juga firman Allah dalam Surah al-H{ijr [15] ayat 28-29 yang artinya :
“Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, “Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Maka, apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniupkan ke dalamnya ruh (ciptaan)-Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud.” (Q.S. al-Hijr [15]: 28-29).

Thursday, September 12, 2013

Mushap Al-Quran

Assalamualaikum Warah Matullahiwabarakaatuh...
Terima Kasih atas Kunjangan Kawan-kawan di Blog ini,,,

"Pada kesempatan kali ini, saya dengan izin Allah, Alhamdulillah dapat mempostingkan kembali Blog ini. "
pada kesempatan kali ini, saya akan Share Mushap Al-Quran pada masa lampau. Semoga bisa bermanfaat.
Amien,, Amien,,, Amin Ya Rabbal Alamin,,,,



 











Wednesday, September 11, 2013

GELANGGANG SURYA KENCANA

Oleh : Khaza @lifa



Gelanggang Surya Kencana itu...
Menjadi penomena yang terus membayang kalbu,,,
Seiring dengan pedang yang menggores daku
Yang kau libaskan kedalam sukmaku...

Gelanggang Surya kencana itu...
Terhanyut sukma kedalam pilu,,,
Ujung pedang menusuk dadaku
Tak seorangpun berani membantu...

Gelanggang surya kencana itu...
Tempat orang bahu membahu..
Namun aku terpuruk pilu..
Menahan sakit tiada  yang membantu

Orang – orang diam terpaku...
Menyaksikan nyawa yang telah berlalu..
Meninggalkan jasad yang tengah pilu..
Dalam hembusan nafas yang begitu sendu...

Kini engkau tersenyum merdu...
Menyaksikan aku telah berlalu..
Meninggalkan perjuangan diriku
Dalam sukma yang tersusun pilu....










Monumen Yogyakarta , 2012

SEBAB-SEBAB HADITS DINAMAKAN HADITS

Oleh : Khza Alifa

            Alhamdulillahirabbil ‘alamin, segala puji bagi ALLAH, yang menciptakan seluruh alam ini, sebagai tempat manusia untuk berpijak, meskipun itu hanya dalam waktu yang sementara. Al-hamdulillah,,, hari ini Allah memberi sedikit pengetahuan untuk ku dan juga untuk seluruh umat didunia ini.
            Melalui sebuah buku yang berjudul “Sejarah dan Pengantar Ilmu Hadits” aku menemukan sebuah sub-bab mengenai penyebab hadis dikatakan hadis. Maka, dibawah ini sedikit penjelasan tersebut.
            Menurut Az-Zamakhasyary, penyebab hadits dinamakan hadits adalah karena dalam periwayatan hadits banyak disebutkan “Haddatsana annan nabiya qala” = dia menceritakan kepadaku, bahwa Nabi Saw, pernah bersabda.
            Sedangkan pendapat lain diungkapkan oleh Al-Kirmany. Ia mengungkapkan bahwa dinamakan hadits karena dilihat kepada sifat “kebaruannya” dan karena kududukannya dihadapkan pada Al-Qur’an. Menurutnya Al-Qur’an itu qadim,azaly, sedangkan hadis itu yang baru.
            Selain dari dua pendapat diatas, terdapat juga pendapat dari Ibnu Rajab, ia menerangkan bahwa kata sunah dipakai untuk beberapa arti. Yakni:
1.      Perjalanan hidup Rasulullah saw. Menurut Ibnu Paris, Sunah Rasulullah adalah perjalanan hidup Rasulullah.
2.      Hadits-hadits yang diwirayatkan oleh Nabi saw.
3.      Mandub (Sunnah)
4.      Segala perkataan,perbuatan,suruhan, dan dorongan Nabi saw.
5.      Iqtikad yang benar, lawan dari bathil atau yang lemah.

Makna kata Sunnah.
1.      Ibnu Katsir berkata : “Makna yang pokok bagi Sunnah adalah jalan yang ditempuh. Tetapi apabila kata sunnah dipakai dalam istilah Syara’, maka dikehendaki adalah suruhan Nabi saw, larangannya dan beliau sunnah kan yang tidak terdapat dalam Al-Qur’an. Inilah sebab-sebab dikatakannya dalil Syara’ ialah Al-Kitab dan Sunnah yakniAl-Qur’an dan Hadits.
2.       Ibnu Rajab berkata : Sunnah ialah i’tiqad-i’tiqad yang terpelihara dari syubhat. Untuk inilah mereka menulis kitab-kitab yang dinamakan kutub hadis dengan sunnah.
3.      Al-Kamal berkata : “Sunnah ialah segala yang diriwayatkan oleh Nabi, baik itu perbuatan ataupun perkataan, sedangkan hadits hanyalah perkataan saja.”


Sumber : Sejarah dan Pengantar Ilmu Hadis
karya Prof Dr. Teuku Muhammad Hasbi ash-Shiddieqy




Bagaimana Isi Blog ini ?