Mungkin
kita sering mendengar sebuah ungkapan yang mengatakan “apa yang ada didalam
pikiran seseorang, maka seperti itulah dirinya”. Pada dasarnya, ungkapan
tersebut memiliki makna yang luas yang dapat diaplikasikan pada setiap kondisi
dan lingkungan didalam kehidupan sehari-hari. Pada konteks yang lainnya,
karakter manusia pada dasarnya dapat dibaca melalui apa yang ada didalam
pikirannya. Hal tersebut dikarenakan karakter merupakan sebuah rangkuman dari
seluruh isi pikiran manusia.
Saturday, April 2, 2016
Saturday, October 3, 2015
HIKAYAT CINTA
Duduk membisu
Beriming-iming bayangan semu
Beriming-iming bayangan semu
Membayangkan sesuatu
Yang akan datang lain waktu
Yang akan datang lain waktu
Namun waktu terus berlalu
Tanpa ada yang menemani,,,
Waktu berubah menjadi sunyi
Dalam hening rintihan hati
Kau hadir bisikan kata
Dalam untaian syair senja
Kau hadir bisikan kata
Dalam untaian syair senja
Membuat hasrat bergelora
Bah lentera dipadang mahsa
Kutuliskan seribu kata
Yang sering kali kau katakan
Dalam sebuah dongeng senja
Hikayat cinta tiada makna
Hikayat cinta tiada makna
Penabur resah lamunan senja
Bertebaran tanpa makna
Dalam Hikayat cinta tanpa makna
Bah lentera dipadang mahsa
Kutuliskan seribu kata
Yang sering kali kau katakan
Dalam sebuah dongeng senja
Hikayat cinta tiada makna
Hikayat cinta tiada makna
Penabur resah lamunan senja
Bertebaran tanpa makna
Dalam Hikayat cinta tanpa makna
Yogyakarta 03-Oktober-2015
Monday, September 28, 2015
Ganja
Hiruk Pikuk Wewangian
Menebar Aroma Sejuta Warna
Setiap Hisapan Mengandung Makna
Menebar Hidup Sejuta Bahaya
Aliran Nafas Menggebu-gebu
Menerjang Rong-Rong Bagian Tubuh
Terlontang-lanting ke setiap Penjuru
Membuat Tubuh Terasa Kaku
Kau Ransang Otak Pikiran
Dengan Aroma Kenikmatan
Kau Tabur Sejuta Harapan
Dalam Penderitaan Kemaksiatan
Kau Tuntun Setiap Jalan
Menuju Arah Kerugian
Menabur Bunga Ikatan
Diatas Kuburan Kesensaraan
Wednesday, September 9, 2015
KB DALAM PANDANGAN ISLAM
Pada dasarnya, wacana keagamaan tentang KB (keluarga
berencana) adalah merupakan isu klasik yang sesuangguhnya telah lama usai.
Perdebatan-perdebatan mengenai isu ini berikut argumen-argumennya telah lama
diulas tuntas dikalangan para ulama, baik itu di Indonesia maupun diberbagai
belahan dunia muslim. Jadi, bagaimana islam menanggapi hal ini ?
Dalam problame masa kini tersebut,terdapat
perdebatan keras antara para agamawan yang pro dan kontra terhadap permasalahan
KB tersebut. Meraka (para agamawan) sama-sama menggunakan dalail yang sama,
yakni dalil tentang A’zl (persenggamaan terputus). Namun beberapa versi hadis
dengan redaksi yang berbeda-beda antara yang satu dengan yang lainnya.
Dalam hadits versi pertama menyebutkan bahwa A’zl
adalah al-wa’d-u al-khafiy (pembunuhan tersamar) yang dimana versi hadits ini
digunakan sebagai landasan oleh mereka yang kontra terhadap KB. Berikut hadits
hadits tentang A’zl tersebut :
“Dari Aisyah, bahwa Judzamah binti Wahb-saudari
perempuan Ukasyah berkata: ‘aku mendapatkan Rasulullah bersabda ditengah banyak
orang. Beliau bersabda ;Sungguh aku berkeinginan untuk melarang perbuatan
ghilah (persetubuhan dengan istri yang sedang menyusui), namun tatkala aku
melihat orang-orang Romawi dan Persia melakukan Ghilah (yang diduga akan
berdampat negatif) terhadap anak-anak mereka, ternyata hal itu tidaklah
sedikitpun membahayakan anak-anak mereka; Lalu mereka bertanya tentang A’zl,
Maka Rasulullah bersabda; ‘ia adalah pembunuhan tersamar.’”
Dalam hadits ini, Nabi sedang menepis anggapan dari
masyarakat Arab yang menganggap bahwa Ghilah adalah perbuatan yang dapat
membahayakan anak-anak yang sedang disusui. Namun disini Nabi menegaskan bahwa
sebenarnya Ghilah bukanlah perbuatan yang dapat membahayakan anak-anak yang
disusui. Hal tersebut dapat dibuktikan dari pradaban lain, dimana bangsa Romawi
dan Persia melakukan Ghilah dan tidak membahayakan suatu bahaya apapun kepada
anak-anak mereka yang tengah disusui. Melalui bukti konkrit inilah nabi Saw.
meluruskan pandagan miring tentang hal
tersebut.
Pada kesempatan yang lainnya, Nabi pernah ditanya
tentang A’zl,dimana nabi memberikan jawaban bahwa A’zl adalah pembunuhan
tersamar (al-wa’d al-khafiy). Dalam kitab “Tuhfah al-ahwadziy”, karya Syaikh
Abu Al-ala’ al-Mubarakfuri, salah satu kitab syarh (komentar) atas kitab sunan
Al-Tirmidzi, menyatakan bahwa ada perbedaan mendasar antara pembunuhan yang
tersamar (al-wa’d al-khafiy) dengan pembunuhan yang sesungguhnya (al-wa’d
al-haqiqiy).
Al-wa’d al-Haqiqiy merupakan pembunuhan berdasarkan
tujuan (al-qashd) dan aksi (al-fi’l) atas fisik yang bernyawa, seperti mengubur
anak permpuan hidup-hidup seperti yang dilakukan pada zaman Jahiliyyah. Sedangkan
al-wa’d al-khafiy hanya sebuah rencana (al-qashd) tanpa melakukan aksi (al-fi’l).
Dengan demikian A’zl bukanlah perbuatan yang
dilarang, melainkan sebuah perbuatan yang bertujuan untuk mencegah pembunuhan
dalam rahim agar tidak hamil. Dengan melihat uraian diatas bisa disimpulkan
bahwa A’zl sebetulnya merupakan tradisi yang dilakukan masa lalu untuk
menghindari kehamilan. Yang dalam kehidupan modern saat ini A’zl juga bisa
disebut KB (keluarga Berencana). Berbeda nama namun memiliki tuhuan yang sama. Yakni
sama-sama untuk mencegah kehamilan.
Semoga tulisannya bermanfaat ya :D
*Sumber
: Siapa Bilang KB
haram ? (menolak pandangan kelompok Islam Fundamentalis tentang larangan KB)
karya Mukti Ali El-Qum dan Roland Ginawan.
Saturday, August 29, 2015
Tersenyumlah Dewinda,
Tersenyumlah Dewinda
Wajah murung seakan berdosa..
Bagai rembulan tak pancarkan cahaya
Diam membisu
Bagai sebuah gitar tak bernada
Kau kikis nuranimu
Seperti tak tau aliranmu
Kau membisu,,
Memudarkan senyumanmu
Tataplah mata ini dewinda..
Dengarkan lantunan lagu,,,
Dari goresan gitar
Yang ku petikkan untukmu
Dewinda..
Bukalah bibirmu dengan perlahan,,
Dan berikan kepadaku
Setitik senyuman disenjagemersang...
Tersenyumlah Dewinda..
Dan tunjukkan kepada dunia
Bahwa kita bisa menggapai dunia
Seperti layaknya menggapaibintang dipelupuk mata...
TENGGELAM AKU DALAM SEPI
TENGGELAM AKU DALAM SEPI
KEKASIH IMPIAN
Kisah ini berawal dari Nisa seorang bunga sekolah di sebuah sekolahnegeri yang terkenal.Nisa adalah gadis yang sangat cantik,pinter dan sangat dicintaiFendi secara diam-diam.Fendi,Nisa,Wara dan Ayu adalah teman dekat sejak kecil.Sakingdekatnya....Tak terasa didalam hati Fendi timbul rasa cinta kepadaNisa.Perasaan itu tak lansung diungkapkan karena Dia merasa takut persahabatanmereka akan hancur berantakan.
Disisi lain Wara juga begitu,Dia suka sama Ayu tapi Ayu malah menyimpanrasa kepada Fendi akan tetapi Dia tidak berani mengungkapkannya.Suatu waktuFendy pun menulis sebuah cerita yang ia tempel di mading.Sejak saat itu pulaFendy menulis ceritanya yang berjudul Kekasih Impian.Fendy ingin mengungkapkanperasaannya kepada Nisa lewat sebuah cerita yang tersusun dengan Indah.Setelahbeberapa hari Cerita tersebut di muat di mading sekolah.
LOMBOK
Lombok,bukan cabai atau apalah
yang biasa dipakai untuk dicampurkan didalam lauk. Akantetapi disini Lombok
ialah sebuah pulau terpencil yang berada tak jauh daripulau jawa. Letaknya
ialah diseberang lautan pulau Bali dan berada di DaerahNusa Tenggara Barat.
Dengan penduduk asli yang namanya Sasak atau seringdikenal dengan sebutan Suku
Sasak. Lombok mungkin tak semegah Jakarta ataupunJogjakarta, tak sebesar jawa
ataupun Kalimantan. Akan tetapi ada suatu hal yangsangat menarik untuk dilihat
yang manpu membuat orang-orang terpaku dengankeindahannya. Mulai dari Fenomena
puncak Rinjani yang begitu menawan, kesejukanalamnya, bentangan sawah yang
tertata rapi dengan lirikan angin spoy-spoyditambah dengan bentangan pesisir
pantai yang indah,bersih, dan alami mulaidari senggigi sampai kaliantan. Ini
sekian dari sedikit tempat yang membuatorang terpana kagum dengan penomena di
pulau Lombok. Pantainyapun masih alamidengan Pasir putih yang halus dan
lembutseolah-olah menarik batin setiap orang untuk segera mengunjunginya.
Lombokmemang Indah dan sanggup bersaing dengan tempat-tempat wisata lain
diIndonesia. Bukan hanya itu saja tempat-tempat wisata yang terdapat
dipulauLombok, masih banyak lagi yang lainnya yang dapat dinikmati untuk
hiburan maupunrekreasi. Biayapun relative murah akan tetapi kualitasnya tidak
murahan.Mungkin itu kata yang tepat untuk menggambarkan Lombok.
Selainitu, kuliner yang
ditawarkan juga semakin menggugah selera. Mulai dari pedasnyapelcing Kangkung,
Pecel, Lele Bakar, Ikan Bakar sampai pada nikmatnya SambelBelut.
Makanan-makanan ini tak kalah enak dengan Pizza atau sebagainya. Jikatak
percaya, Buktikan sendiri, karena siapapun bebas untuk mengunjungiLombok,,,,
Selaintempat Wisata, Lombok
juga dikenal sebagai Pulau seribu Masjid. Dimana, masjiddisetiap semenanjung
jalan selalu bias dijumpai berdiri dengan megahnya dengandesain dan cirri khas
masing-masing tempat. Kenapa dikatakan Pulau SeribuMasjid ? Ini semua karena
hamper disetiap dusun di daerah Lombok itu memilikiMasjid. Itulah sebabnya
Lombok disebut sebagai Pulau Seribu Masjid. Mungkininilah sedikit hal tentang
Lombok, karena jika diuraikan lebih jauh mungkintidak akan manpu, karena
banyaknya hal yang harus ditulis. Jadi Jika TidakPercaya Akan Ini,,, Bisa
dibuktikan Langsung,,,,
ThanksSee You,,,,
Sunday, December 21, 2014
Tuhan Itu Nyata! - Kisah dari Nasir Siddiq
Tuhan Itu Nyata! - Kisah dari Nasir Siddiq: Nasir Siddiq, keturunan langsung dari Abu Bakar Siddiq, sahabat nabi Muhammad, bersaksi bagaimana dia bisa percaya Yesus. Di puncak suksesnya, dia terserang penyakit aneh yang membuat muka sampai bahu...
Info lenkapnya silahkan ditonton Vidionya yah...!!!
Klik Disini
Info lenkapnya silahkan ditonton Vidionya yah...!!!
Klik Disini
Thursday, February 6, 2014
Penyesalan
Mentaripun enggan bersinar…
Begitupun dengan rembulan,,,
Malas mengeluarkan cahaya penerang dalam kabut malam…
Untuk orang-orang pemalas yang tak tau arah…
Meski lonceng peringatan berderang dengan kencangnya…
Tak sadarkah engkau wahai umat yang berkalung kebiadaban..
Bahwa dunia sudah amat tua untuk kita huni…
Hingga kita melupakan Sang Pencipta..
Melupakan semua tujuan yang telah digariskan untukmu ?
Wajarkah jika kita enggan mengingatnya ?
Walau hanya dengan sebaris kata-kata sederhana…
Dalam sujud ataupun lantunan suara yang kita keluarkan ?
Kurang puaskah nikmat yang telah kita dapatkan ?
Hingga kita melupakan bayangan-banyangan penerang hidup..!!!
Jogja 25 Januari 2014
Friday, December 6, 2013
Islam Dalam Masyarakat Sasak : Kajian Islam Wetu Telu
Draft Poposal Penelitian
Islam Dalam
Masyarakat Sasak : Kajian Islam Wetu Telu
- Latar Belakang Masalah
Seperti
yang kita ketahui, bahwasanya Islam merupakan agama yang dibawa oleh Nabi
Muhammad S.A.W. Nabi akhir zaman, penutup para Nabi. Agama islampun tersebar
diseluruh penjuru dunia. Agama yang bersifat universal sebagaimana yang
tertuang didalam Firman Allah didalam Al-Qur’an surat Al-anbiya’ ayat 103 yang
artinya :
“Dan tidaklah kami mengutus kamu (Muhammad) melainkan untuk (menjadi)
rahmat bagi semesta alam.”
Kaidah Wujuh Dan An-Nazhair
Kaidah Wujuh Dan An-Nazhair
- A. Pendahuluan
Alquran merupakan
mu’jizat terbesar Rasulullah SAW. Ia merupakan kalam Allah SWT yang secara
otentik sampai ke hadapan kita. Tidak ada kitab-kitab lain yang mampu bertahan
selama berabad-abad dalam kondisi sebagaimana
aslinya, melainkan Alquran. Karena, memang Allah telah menjamin penjagaan
Alquran itu sendiri hingga akhir zaman.
Banyak hal yang
menjaga otentisitas Alquran ini. Seperti adanya faktor eksternal yaitu para
huffaz yang sangat banyak bertebaran. Memang suatu keistimewaan tersendiri,
Alquran bisa dihafal oleh orang non Arab sekalipun yang notabene bahasa Arab
bukanlah bahasa mereka. Akan tetapi tidak ada yang bisa menghafal buku atau
koran lokal dengan bahasa mereka masing-masing. Begitu juga dengan ilmuan yang
dengan telitinya menghitung ayat, kata, bahkan huruf dalam Alquran.
Tak kalah penting—dan
sangat penting sekali—unsur-unsur internal Alquran yang memberikan andil yang
sangat besar dalam otentisitas ini. Hal ini berupa keajaiban-keajaiban yang
tiada terkira sebelumnya, seperti halnya keajaiban angka sembilan belas yang
ada dalam Alquran. Nilai sastra yang terkandung dalam kalimat demi kalimat pada
setiap ayat demi ayat dan surat dari awal hingga akhir mencapai batas yang tak
terjangkau oleh kemampuan manusia untuk membuat karya yang menyamainya.
Namun begitu,
tulisan ini tidak akan membahas panjang lebar permasalah tersebut. nantinya,
permasalahan yang dibahas dalam makalah ini berkenaan dengan salah satunya
saja, yaitu dari segi al-wujuh wa al-nazhair dalam Alquran. Dalam Alquran
sering ditemukan pengulangan kata-kata yang sama. Pada setiap tempatnya,
kata-kata tersebut memiliki tunjukan makna yang berbeda. Pada ayat setiap
ayatnya lain kata tersebut mengalami pergeseran makna sesuai dengan konteksnya.
Pergeseran makna tersebut tidak menimbulkan kesalahpahaman dalam penafsiran
Alquran. Bahkan, dengan adanya pergeseran tersebut dapat menuju pada standar
untuk memperoleh makna Alquran yang sebenarnya dalam kondisi objektif teks dan
firman Allah SWT. Salah satu metode untuk bisa memahami isi Alquran seorang
mufasir harus bisa menguasai makna asli dan makna ‘aridly dan perlu mempelajari
ilmu wujuh dan nazhair sebagai pembuka makna-makna ayat yang tersembunyi.
Seseorang tidak dikatakan sebagai ahli tafsir apabila belum bisa menguasai
wujuh dan nazhair dalam Alquran.
Saturday, November 2, 2013
Sebatang Kara
Siang hari yang mencekal, dengan sinar mentari yang
tak seperti biasanya. Menandakan pertanda awal musim kemarau telah tiba. Rasa dahaga melonjak tinggi,tenggorokan mengering,
tubuh seketika
dibasahi keringat yang
bercucuran
hingga baju menjadi basah karena kringat.
Dari kejauhan, terlihat dua bocah membersihkan tanaman
singkong dipekarangan rumahnya.Kedua anak tersebut adalah Yono dan Ridho, dua
anak bersaudara yang kini telah menjadi yatim piatu. Kedua orang tuanya
meninggal ketika mereka berdua masih kecil. Kedua orang tuanya meninggal dalam
peristiwa tabrak lari dua tahun silam.
Yono dan Ridho kemudian diasuh
oleh neneknya yang sudah tua dan sering kali sakit-sakitan.
GADIS BERKACA MATA
Mentari
bersinar cerah, teriknya lumayan tak panas, tak sepanas terik dimusim kemarau, yang
membuat tanah kekeringan dan debu bertebaran disepanjang jalan, mengepul bagai
debu dari letusan gunung berapi.
Waktu
berjalan begitu cepat, tak tersadari kini aku mulai beranjak semakin dewasa,
meninggalkan umur tujuh belas tahun. Meninggalkan sejuta kenangan pondok yang
terus menimbulkan kerinduan. Kini masa SMA telah berlalu dan masa kampus telah
menanti dan melambai-lambai didepan mata. Dan kini aku harus pergi meninggalkan
perkarangan rumah menuju daerah yang tak pernah kujemahi didalam hidupku.
Begitu
berat rasa hati meninggalkan bunda, jauh melangkah meninggalkannya. Hingga dua
pulau membentang menjadi penghalang dengan tanah kelahiran. Tanah yang ku
anggap sebagai tanah surga, dengan keindahan alam, pesisir pantai nan indah
dari semenanjuk selong sampai kute[1]. Ditambah dengan udara nan segar, dari pohon-pohon
yang berdiri kokoh dan lebat.
Sunday, September 15, 2013
Esensi Politik : Dalam Bentuk Iklan.
Secara esensial. Politik merupakan aspek
kehidupan yang mempunyai nilai-nilai luhur dan pundamental. Hal ini karena
politik merupakan ruang public dan merupakan pola managemen kolektif tempat
bertemunya beragam kepentingan dan anspirasi manusia. Pada dasarnya, karakter
manusia adalah keinginan untuk hidup bersama secara sejahtera dan adil. Manusia
manapun tidak mungkin untuk hidup sendiri, karena pasti akan membutuhkan
manusia yang lainya untuk menjalani hidup sehari-hari. Seseorang bias eksis
karena terkait dengan teman, keluarga, dan sebagainya. Dan ini sebenarnya adalah
salah satu esensi dan fungsi politik yakni berbagi kerja untuk kemaslahata
bersama.
Proses terjadinya Manusia menurut Al-Qur'an dan Al Hadist
Ketika berbicara tentang manusia,
Al-Qur’an menggunakan tiga istilah pokok. Pertama, menggunakan kata yang
terdiri atas huruf alif, nun, dan sin, seperti kata insan,
ins, naas, dan unaas. Kedua, menggunakan kata basyar. Ketiga,
menggunakan kata Bani Adam dan dzurriyat Adam.
Menurut M. Quraish Shihab, kata basyar
terambil dari akar kata yang bermakna penampakan sesuatu dengan baik dan
indah. Dari akar kata yang sama lahir kata basyarah yang berarti kulit.
Al-Qur’an menggunakan kata basyar sebanyak 36 kali dalam bentuk tunggal
dan sekali dalam bentuk mutsanna untuk menunjuk manusia dari sudut
lahirnya serta persamaannya dengan manusia lainnya. Dengan demikian, kata basyar
dalam Al-Qur’an menunjuk pada dimensi material manusia yang suka makan, minum,
tidur, dan jalan-jalan. Dari makna ini lantas lahir makna-makna lain yang lebih
memperkaya definisi manusia. Dari akar kata basyar lahir makna bahwa
proses penciptaan manusia terjadi secara bertahap sehingga mencapai tahap
kedewasaan.
Allah swt.
berfirman:
Friday, September 13, 2013
Asal-Usul Penciptaan Manusia
Al-Qur’an telah memberikan informasi
kepada kita mengenai proses penciptaan manusia melalui beberapa fase: dari
tanah menjadi lumpur, menjadi tanah liat yang dibentuk, menjadi tanah kering,
kemudian Allah swt. meniupkan ruh kepadanya, lalu terciptalah Adam a.s. Hal ini
diisyaratkan Allah dalam Surah Shaad [38] ayat 71-72 yang artinya :
"(Ingatlah)
ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat, “Sesungguhnya Aku akan menciptakan
manusia dari tanah. Maka, apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan
kepadanya ruh (ciptaan)-Ku, maka hendaklah kamu menyungkur dengan bersujud
kepadanya.” (Q.S. Shaad [38]: 71-72.)”
Perhatikan
juga firman Allah dalam Surah al-H{ijr [15] ayat 28-29 yang artinya :
“Dan
(ingatlah), ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, “Sesungguhnya Aku
akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari
lumpur hitam yang diberi bentuk. Maka, apabila Aku telah menyempurnakan
kejadiannya, dan telah meniupkan ke dalamnya ruh (ciptaan)-Ku, maka tunduklah
kamu kepadanya dengan bersujud.” (Q.S. al-Hijr [15]: 28-29).
Thursday, September 12, 2013
Mushap Al-Quran
Assalamualaikum Warah Matullahiwabarakaatuh...
Terima Kasih atas Kunjangan Kawan-kawan di Blog ini,,,
"Pada kesempatan kali ini, saya dengan izin Allah, Alhamdulillah dapat mempostingkan kembali Blog ini. "
pada kesempatan kali ini, saya akan Share Mushap Al-Quran pada masa lampau. Semoga bisa bermanfaat.
Amien,, Amien,,, Amin Ya Rabbal Alamin,,,,
Wednesday, September 11, 2013
GELANGGANG SURYA KENCANA
Gelanggang Surya Kencana itu...
Menjadi penomena yang terus membayang kalbu,,,
Seiring dengan pedang yang menggores daku
Yang kau libaskan kedalam sukmaku...
Gelanggang Surya kencana itu...
Terhanyut sukma kedalam pilu,,,
Ujung pedang menusuk dadaku
Tak seorangpun berani membantu...
Gelanggang surya kencana itu...
Tempat orang bahu membahu..
Namun aku terpuruk pilu..
Menahan sakit tiada yang membantu
Orang – orang diam terpaku...
Menyaksikan nyawa yang telah berlalu..
Meninggalkan jasad yang tengah pilu..
Dalam hembusan nafas yang begitu sendu...
Kini engkau tersenyum merdu...
Menyaksikan aku telah berlalu..
Meninggalkan perjuangan diriku
Dalam sukma yang tersusun pilu....
Monumen Yogyakarta , 2012
SEBAB-SEBAB HADITS DINAMAKAN HADITS
Oleh : Khza Alifa
Alhamdulillahirabbil
‘alamin, segala puji bagi ALLAH, yang menciptakan seluruh alam ini, sebagai
tempat manusia untuk berpijak, meskipun itu hanya dalam waktu yang sementara.
Al-hamdulillah,,, hari ini Allah memberi sedikit pengetahuan untuk ku dan juga untuk
seluruh umat didunia ini.
Melalui
sebuah buku yang berjudul “Sejarah dan Pengantar Ilmu Hadits” aku menemukan
sebuah sub-bab mengenai penyebab hadis dikatakan hadis. Maka, dibawah ini
sedikit penjelasan tersebut.
Menurut
Az-Zamakhasyary, penyebab hadits dinamakan hadits adalah karena dalam
periwayatan hadits banyak disebutkan “Haddatsana
annan nabiya qala” = dia menceritakan kepadaku, bahwa Nabi Saw, pernah
bersabda.
Sedangkan
pendapat lain diungkapkan oleh Al-Kirmany. Ia mengungkapkan bahwa dinamakan
hadits karena dilihat kepada sifat “kebaruannya” dan karena kududukannya
dihadapkan pada Al-Qur’an. Menurutnya Al-Qur’an itu qadim,azaly, sedangkan
hadis itu yang baru.
Selain
dari dua pendapat diatas, terdapat juga pendapat dari Ibnu Rajab, ia menerangkan
bahwa kata sunah dipakai untuk beberapa arti. Yakni:
1.
Perjalanan hidup Rasulullah saw. Menurut Ibnu
Paris, Sunah Rasulullah adalah perjalanan hidup Rasulullah.
2.
Hadits-hadits yang diwirayatkan oleh Nabi saw.
3.
Mandub (Sunnah)
4.
Segala perkataan,perbuatan,suruhan, dan dorongan
Nabi saw.
5.
Iqtikad yang benar, lawan dari bathil atau yang
lemah.
Makna kata Sunnah.
1.
Ibnu Katsir berkata : “Makna yang pokok bagi
Sunnah adalah jalan yang ditempuh. Tetapi apabila kata sunnah dipakai dalam
istilah Syara’, maka dikehendaki adalah suruhan Nabi saw, larangannya dan
beliau sunnah kan yang tidak terdapat dalam Al-Qur’an. Inilah sebab-sebab
dikatakannya dalil Syara’ ialah Al-Kitab dan Sunnah yakniAl-Qur’an dan Hadits.
2.
Ibnu
Rajab berkata : Sunnah ialah i’tiqad-i’tiqad yang terpelihara dari syubhat.
Untuk inilah mereka menulis kitab-kitab yang dinamakan kutub hadis dengan
sunnah.
3.
Al-Kamal berkata : “Sunnah ialah segala yang
diriwayatkan oleh Nabi, baik itu perbuatan ataupun perkataan, sedangkan hadits
hanyalah perkataan saja.”
Sumber : Sejarah dan
Pengantar Ilmu Hadis
karya Prof Dr. Teuku
Muhammad Hasbi ash-Shiddieqy
Subscribe to:
Posts (Atom)

















